You are hereBlogs / roemasa's blog / Menonaktifkan modul drupal lewat phpMyAdmin
Menonaktifkan modul drupal lewat phpMyAdmin
Jika suatu hari anda selaku web admin blog/situs berbasis drupal mengalami kesulitan untuk membuka halaman Administrer atau malah tidak bisa dibuka karena dianggap eror 'Page not found' maka kemungkinan besar ada masalah dengan modul update status.
Modul update status berguna untuk menginformasikan kepada si pengelola blog/situs bahwa telah ada update untuk sistem drupal, untuk module drupal dan untuk theme drupal yang digunakan oleh kita.
Tetapi masalah yang muncul adalah dikarenakan module update status ini selalu rutin mengecek setiap hari (sesuai dengan cronjob) apakah ada update baru, maka akan memperberat kinerja server. Terlebih jika server yang kita miliki atau tempat hosting kita itu bermasalah dengan hardware maupun koneksi internetnya, yang akan berakibat pada lambatnya atau menjadikan eror ketika kita membuka halaman Administrer.
Cara mengatasinya adalah dengan menonaktifkan modul update status dan hal tersebut hanya bisa dilakukan dengan menonaktifkannya lewat database (MySQL).
Di bawah ini dua cara yang dapat digunakan untuk menonaktifkan modul menggunakan phpMyAdmin:
1. Lewat perintah SQL
Buka phpMyAdmin situs kita (lewat cPanel), lalu pilih nama database yang digunakan oleh situs/blog kita. Posisinya berada di panel sebelah kiri phpMyAdmin.
Lihat panel sebelah kanan dan klik tab SQL, di menu ini kita akan eksekusi perintah SQL yang dapat menonaktifkan modul.
SELECT name,status FROM system WHERE type='module';
Perintah di atas untuk melihat nama-nama dan status modul yang kita miliki.
Untuk menonaktifkan modul update status gunakan query SQL berikut:
UPDATE system SET status='0' WHERE name='update';
2. Lewat menu GUI
- Dari panel phpMyAdmin sebelah kiri turunkan terus sampai ke system
- Klik system dan lihat di panel sebelah kanannya

- Klik Browse
- Cari modul update lalu klik ikon pensil kecil di samping kiri untuk mengedit

- Ubah Value untuk field-field berikut menjadi 0 (nol). Field status, field throttle, field bootstrap.
- Klik Go
Kedua cara di atas sebenarnya sama, hanya bagi yang suka dengan cara cepat bisa mengeksekusinya langsung menggunakan query SQL dan bagi yang belum familiar dengan SQL bisa mengikuti cara kedua. Semoga berhasil.
- roemasa's blog
- Add new comment
- 910 reads

thanks infonya Mas
waah...bagus banget nih tipsnya!!