You are hereBlogs / roemasa's blog / Pergantian CEO AMD Buntut dari Kerugian yang Diderita
Pergantian CEO AMD Buntut dari Kerugian yang Diderita
Beberapa tahun lalu AMD diramalkan akan sanggup menyaingi dominasi Intel dalam pasar prosesor dunia. Dan ramalan tersebut sempat hampir terbukti ketika produk-produk AMD era Duron dan Athlon mampu menyaingi Intel dengan Pentium 3 dan Pentium 4-nya. Ketika itu orang banyak berpindah ke AMD karena dengan harga terjangkau mereka bisa mendapatkan kualitas yang setara dan bahkan melebihi Intel.
Itu cerita masa lampau di masa jaya AMD. Kini AMD harus menghadapi kenyataan bahwa Intel mulai mendominasi kembali pangsa pasar prosesor dunia.
Kegagalan AMD dalam mengejar Intel memang bukan semata-mata akibat buruknya kualitas prosesor buatan mereka tapi strategi dan tuntutan pasar yang terkadang membuat AMD harus pintar dalam mengambil suatu kebijakan.
Pada quarter ke-2 tahun ini perkembangan AMD pun tidak menggembirakan dengan kata lain sangat menyedihkan, mereka mengalami kerugian sebesar $1.19 Milyar atau mengalami penurunan saham sebesar $1.96 per lembarnya. Hal serupa pun tidak jauh beda jika dibandingkan dengan tahun lalu dimana AMD mengalami kerugian sebesar $600 juta. Dan yang menyedihkan lagi selama 7 quarter atau sejak quarter 3 pada tahun 2006 lalu AMD selalu mengalami kerugian. Menyedihkan bukan.
Tentu saja pihak AMD tidak berdiam diri menyaksikan perusahaan mereka semakin tenggelam dalam pasar prosesor. Beberapa usaha telah dilakukan seperti pengeluaran produk-produk baru, mengakuisisi ATI dan yang terakhir ini dengan mengganti CEO mereka yang sebelumnya dipegang oleh Hector Ruiz namun sekarang dipercayakan kepada Dirk Meyer.
Adakah indikasi pergantian CEO ini akan berimbas positif pada kinerja AMD?
Mudah-mudahan saja, karena saya sendiri pun termasuk penggemar produk-produk mereka

- roemasa's blog
- Add new comment
- 657 reads
