You are hereBlogs / roemasa's blog / Robot Pelampung untuk Melacak Tumpahan Minyak
Robot Pelampung untuk Melacak Tumpahan Minyak
Seorang profesor teknik di Universitas Osaka, Naomi Kato, beserta timnya telah mengembangkan sebuah prototipe robot pelampung untuk memerangi polusi laut yang diakibatkan oleh bencana lingkungan karena tumpahan minyak. Prototipe kali ini diberi julukan SOTAB (Spilled Oil Tracking Autonomous Buoy) dengan berat 110 kilogram dan dilengkapi dengan perangkat GPS.
Robot dengan panjang 2,7 meter dan diameter 27 centimeter ini akan secara otomatis melacak tumpahan minyak yang licin lalu menyampaikan informasi tentang tumpahan minyak tersebut serta posisinya melalui radio.
Naomi Kato mengatakan bahwa robot yang ia dan timnya kembangkan baru akan tersedia sekitar tiga tahun lagi. Profesor Kato dan timnya mengembangkan robot dikarenakan mereka memperkirakan dengan pertambahan ladang minyak baru di Rusia serta perluasan ekonomi Cina akan meningkatkan lalu lintas tanker pengangkut minyak di perairan Jepang.
Cara kerja robot pelampung ini yaitu dengan menyelam sedalam 10 meter lalu empat kamera yang sangat sensitif yang dimiliki robot tersebut mulai menjelajahi area yang ada disekitarnya. Kamera-kamera itu berfungsi untuk mencari bayangan hitam yang tercetak karena minyak dan jika menemukan minyak maka ia akan muncul ke permukaan dan mengambil contoh air lalu memprosesnya dan memberitahukan informasi serta lokasi keberadaannya lewat radio. Informasi yang disampaikan selain berisi tentang informasi tercemar atau tidaknya juga berisi temperatur air, arah dan tekanan angin.Robot ini mampu bekerja di malam hari dengan menyalakan lampu sehingga bisa digunakan selama 24 jam setelah terjadi kecelakaan kapal tanker minyak atau kecelakaan lainnya.
- roemasa's blog
- Add new comment
- 377 reads
