You are hereBlogs / roemasa's blog / Raksasa elektronik dunia mulai goyah dengan mem-PHK besar-besaran pegawainya
Raksasa elektronik dunia mulai goyah dengan mem-PHK besar-besaran pegawainya
Krisis keuangan yang menimpa dunia sejak akhir tahun lalu ternyata belum kunjung usai, bahkan dampaknya 'baru saja dimulai'.
Jepang sebagai salah satu negara industri maju di dunia pun harus merasakan dampak besar dari krisis keuangan yang terjadi kali ini. Beberapa perusahaan elektronik besar di Jepang kini bersiap mem-PHK para pegawainya guna menjaga stabilitas keuangan perusahaan mereka.
Jepang dikenal dengan berbagai macam perusahaan elektronik besar yang menggurita, sebut saja Sony, NEC, Toshiba, Hitachi, Nintendo dan lain-lain. Perusahaan-perusahaan elektronik tersebut yang sebelumnya mengecap masa keemasan dengan produk-produk yang mereka hasilkan seperti PlayStation, Notebook, TV dan lainnya kini diambang instabilitas dimana daya beli masyarakat yang rendah membuat pendapatan mereka berkurang sehingga muncullah masalah keuangan. Sebab lainnya adalah harga-harga saham mereka 'rontok' di bursa lokal dan dunia.
Salah satu langkah yang diambil oleh para raksasa elektronik dunia untuk menyelamatkan perusahaan yang sudah diambang kemunduran itu adalah dengan mengurangi jumlah pegawainya.
Dilaporkan bahwa Hitachi akan mengurangi 7,000 jumlah pegawainya di divisi TV dan kendaraan sedangkan Toshiba kemungkinan akan mengurangi 5,000 jumlah pegawai tidak tetap mereka.
Yang lebih memprihatinkan adalah NEC yang berencana akan mengurangi 20,000 pekerjaan mereka pada tahun ini guna meminimalisir pengeluaran.
Dan sampai saat ini belum ada tanda-tanda krisis keuangan dunia akan selesai sehingga besar kemungkinan aksi PHK akan lebih banyak terjadi ke depannya.
- roemasa's blog
- Add new comment
- 401 reads
